Dibalik Kemenangan Mas Pram Bang Doel, Ini Penjelasan Pakar Ahmad Fahrudin

Details

Metroonlinenews.com, Jakarta  – Pakar Politik Ahmad Fahrudin menjelaskan beberapa strategi Dibalik Kemenangan Pram-Doel di Pilgub DKI Jakarta.

Penjelasan Fahrudin tertulis dalam buku yang ditulisnya berjudul “Rahasia Dibalik Kemenangan Pram-Doel di Pilgub DKI 2024.”

Fahrudin mengatakan buku yang berisi 7 bab ini awalnya diberikan judul “Robohnya Politik Kartel di DKI.” Dalam pengamatannya selama beberapa kali Pilkada di Jakarta fenomena politik kartel memang ada satu pasangan yang memborong dukungan dari sebagian besar partai politik.

Tercatat ada 12 Parpol yang tergabung dalam koalisi pasangan Ridwan Kamil-Siswono sebaliknya pada pasangan Mas Pram dan Bang Doel hanya didukung 2 partai. Kekalahan politik kartel ini lebih parah lagi setelah mendapat endorsement dari 2 mantan presiden yaitu Presiden SBY dan dukungan dari presiden yang aktif yaitu Prabowo.

Meski didukung 12 parpol plus penguasa, kata Fahrudin, political endorsement dari para mantan Presiden ini justru menjadi faktor kekalahan pasangan RIDO. Penolakan dari kalangan kritis khususnya dari kaum milineal yang kecewa dengan mantan presiden Jokowi dan Prabowo yang tidak bisa menjaga netralitas akhirnya menyebabkan mereka memberikan suaranya kepada Pram-Doel.

Dia menjelaskan sejumlah faktor dan strategi kemenangan pasangan Pram-Doel.

Fahrudin yang kini mengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) Jakarta menjelaskan sejumlah faktor dan strategi kemenangan pasangan Pram-Doel. Ada 25 faktor kunci kemenangan pasangan Pram-Doel pada Pilkada Jakarta di antaranya yaitu kemampuannya merangkul berbagai tokoh masyarakat, mantan gubernur dan tim pemenangan solid serta bekerja tidak hanya di elit politik, namun hingga ke tingkat bawah.

Pram-Doel juga orangnya humble (rendah hati), nothing to loose, merangkul semua lapisan masyarakat. Merupakan birokrat kawakan yang mempunyai reputasi nasional. Keduanya pun mengenal Jakarta dan dikenal oleh warganya. Pram-Doel mampu merangkul mantan Gubernur Anies dan dan mantan Wagub Ahok. Dari Anies mengalirlah dukungan anak abah dan dari ahok mengalir dukungan Ahoker.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto, ketika memberi ulasan buku “Rahasia di Balik Kemenangan Pram-Doel di Pilgub DKI 2024, mengatakan, kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno atau Si Doel sudah diprediksi karena keduanya merupakan “petarung,” mampu merangkul semua kalangan, dan mampu meyakinkan mantan gubernur Anies untuk meneruskan programnya.

Menurut Yunarto, kelebihan Pram-Doel ialah bahwa keduanya juga bisa mengambil hati warga para pendukung gubernur terdahulu seperti pendukung Anies Baswedan dan juga Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama. Para pendukung adalah warga Jakarta yang sudah melek informasi dan mempunyai Sumber Daya Manusia baik juga menjadi faktor lainnya.

Disamping itu, Mas Pram dan Bang Doel sama-sama mau bekerja keras, tidak mengandalkan partai politik karena mengetahui kekuatan partai pengusung tidak cukup untuk berbuat banyak.

Sementara itu hadir para narasumber lain yaitu Ketua Tim Pemenangan Pram Doel, La Ode Basir dan politisi senior dari Partai Hanura, Jafar Bajeber, perwakilan Kesbangpol DKI Jakarta, sejumlah tokoh dan aktivis lainnya.