Bantuan Traktor Poktan Senilai 279 Juta Raib, Ketua Poktan Pasirmuncang 2 Menghilang

Details

Metroonlinenews.com,  Indramayu – Keberadaan bantuan Alsintan berupa Traktor roda 4 seharga 279 juta yang diberikan oleh Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu kapada Kelompok Tani (Poktan) Pasirmuncang 2 Desa Baleraja Kecamatan Gantar Pada Tahun 2017 tidak diketahui keberadaanya.

Bendahara Poktan Pasirmuncang 2, Nisin, saat ditemui, Kamis (4/11/2021) menuturkan, awal pada tahun 2017 dirinya diberitahu oleh Ketua Poktan Pasirmuncang 2, CA, bahwa Poktan akan memperoleh bantuan Alsintan berupa Tarktor roda 4. Ia mengetahui kalau bantuan Alsintan tersebut sudah diterima dan sempat digunakan oleh CA selaku Ketua Kelompok.

Seiring berjalannya waktu, dirinya kemudian tidak mengetahui keberadaan traktor roda 4 tersebut, bahkan CA selaku Ketua Poktan tidak pernah mengkomunikasikan mengenai keberadaan Alsintan tersebut dan penggunaannya.

“Saya diberitahu saat bantuan tersebut akan turun dan sempat mengetahui Alsintan tersebut digunakan oleh CA. Tapi setelah itu sampai sekarang saya tidak mengetahui keberadaan alsintan tersebut ada dimana dan digunakan untuk apa,” terang Nisin.

Iman (50) salah seorang Petani di Desa Baleraja membenarkan bahwa CA pernah memperoleh bantuan Alsintan roda 4 bahkan sempat digunakan di areal pesawahan di Desa Baleraja. Namun sampai sekarang dia tidak mengetahui keberadaan alsintan tersebut, bahkan CA pun jarang terlihat berada di Desa Baleraja.

“Pernah saya lihat CA menggunakan Alsintan itu dan sempat disimpan disalah satu rumah penduduk di Desa Baleraja, namun setelah itu sampai sekarang saya tidak tau lagi keberadaan Alsintan tersebut, bahkan CA jarang terlihat ada di sini semenjak berpisah dengan istrinya,” ungkap Iman.

Hal senada juga diungkapkan Tating, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilbin Desa Baleraja dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gantar saat ditemui di kantornya, Jum’at (5/11/2021). Tating membenarkan pada tahun 2017 Poktan Pasirmuncang 2 yang diketuai oleh CA pernah menerima bantuan Alsintan berupa teraktir roda 4 bahkan pernah digunakan untuk mengolah tanah sawah milik BPP.

Mulai dari tahun 2019 dirinya sudah tidak pernah lagi melihat keberadaan Alsintan tersebut. Bahkan ia sempat menanyakan keberadaan Alsintan tersebut dan meminta untuk menunjukkan keberadaanya dengan mengirim foto yang ada titik koordinatnya atas permintaan dari Dinas Pertanian Indramayu. Namun sampai sekarang CA belum pernah memenuhinya.

“Saya pernah minta pak CA untuk menunjukan keberadaan Alsintan tersebut dan mengajaknya untuk foto bersama dengan Alsintan itu sebagai bukti kalau Alsintan itu masih ada, namun Pak CA hanya menjanjikan nanti akan dikirim foto- fotonya menggunakan titik koordinat. Tapi hasilnya sampai sekarang tidak pernah dikirimkan,” kata Tating.

Terakhir bertemu dengan CA, kata Tating, pada bulan September untuk pengurusan E-RDKK dan sempat disinggung pula menanyakan keberadaan Alsintan, namun hanya jawaban yang sama yang dia terima. Sampai sekarang CA sulit dicari keberadaannya, bahkan dihubungi lewat telepon pun tidak bisa terhubung.

“Saya kehilangan jejak keberadaan Alsintan tersebut, Pak CA pun sulit untuk dihubungi dan sampai sekarang tidak tahu keberadaannya,” pungkas Tating.

Metroonlinenews.com mencoba untuk menghubungi nomor handphone CA untuk konfirmasi mengenai keberadaan Alsintan traktor roda 4, namun nomor CA tidak aktif. (Gunawan).

Bantuan Traktor Poktan Senilai 279 Juta Raib, Ketua Poktan Pasirmuncang2 Menghilang