Bupati Indramayu Respon Cepat Pengaduan Masyarakat di Media Sosial

Details

Akun resmi pengaduan dan layanan informasi online Bupati Indramayu H. Supendi.

Metroonlinenews.com, Indramayu – Benar- benar memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam mengemban amanahnya sebagai Kepala Daerah untuk melayani masyarakat secara masksimal, itulah yang saat ini dilakukan oleh Bupati Indramayu H. Supendi.

Bagaimana tidak, ketika masyarakat memposting peristiwa yang mengharukan yang menggugah hati sesama makhluk sosial untuk bergerak membantu, Bupati Indramayu H. Supendi pun tergerak hatinya. Dengan cepat ia merespon berbagai pengaduan atau keluhan masyarakat yang diposting di media sosial.

Seperti peristiwa yang mengharukan yang dialami Sholihin (17), anak dari pasangan suami istri Alidin dan Resmi, warga Desa Loyang RT 03/01 Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, setelah diposting di media sosial Facebook oleh akun Dedi Suparman dan diposting ulang oleh akun Fratiwi Retno Purwanti pada Sabtu (31/8/2019) mengenai penyakit kanker tulang yang diderita Sholihin, langsung direspon cepat oleh Bupati Indramayu H. Supendi.

Sholihin (17), warga Desa Loyang RT 03/01 Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu menderita kelainan kanker tulang.

Melihat kondisi yang mengharukan itu, Bupati Indramayu melalui akun Facebooknya Kang Supendi langsung memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk membantunya. Dan tak lama berselang Tim Medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pun turun langsung ke kediaman Sholihin, memeriksa kesehatan dan penyakitnya kemudian membawa pasien malang tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu untuk mendapatkan perawatan.

Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memeriksa kesehatan dan penyakit Sholihin di rumahnya Desa Loyang Indramayu.

Saat Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memeriksa kesehatan dan penyakit Sholihin di rumahnya Desa Loyang Indramayu.

“Alhamdulillah, ananda Sholihin sudah ditangani langsung oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu yang kemudian pasien akan segera ditangani dan dibawa secepatnya ke RSUD Kabupaten Indramayu untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Untuk biaya perawatan dan pengobatan akan kami tanggung dan kami bantu. Terima kasih untuk jajaran Muspika Kecamatan Cikedung khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Kita do’akan yang terbaik untuk ananda Sholihin agar bisa kembali sehat dan riang seperti dulu lagi. Aamin,” tulis akun Kang Supendi, Minggu (1/9/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Dr. Deden Boni Koswara ketika dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, pasien Sholihin menderita kelainan kanker tulang.

“Istilah medisnya Susp Melanoma Maligna,” kata Deden dalam sambungan ponselnya, Sabtu (7/9/2019).

Lebih lanjut Deden menjelaskan, Dinas Kesehatan Indramayu sebenarnya sudah pernah menangani pasien Sholihin itu sejak beberapa bulan lalu sebelum kasus ini viral di media sosial. Waktu itu, kata Deden, sekitar bulan April 2019, pasien sempat dirawat di RSUD Indramayu dan kemudian dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun setelah di RS Hasan Sadikin Bandung dokter yang menangani memutuskan untuk dilakukan amputasi pada kakinya karena khawatir penyakitnya menyebar dan merusak organ tubuh lainnya. Namun pasien itu, lanjut Deden, tidak mau diamputasi sehingga kondisinya masih seperti sekarang yang kita lihat bersama dalam fotonya yang beredar.

“Dan sekarang setelah kami tangani lagi dirawat di RSUD sudah seminggu lebih, kemarin sore (Jumat, 6/9/2019) pasien sudah pulang dari RSUD Indramayu dan pasien mau dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. RSUD Indramayu sudah kasih rujukan,” pungkas Deden.

Respon cepat Bupati Indramayu ini bukan hanya pada kasus sakitnya Sholilin, tapi pada kondisi rumah Sudarmo, warga Desa Plawangan Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu yang rumahnya tidak layak huni yang viral di media sosial pun langsung mendapatkan respon dari Bupati Indramayu dengan memerintahkan Muspika dan Kepala Desa setempat untuk segera menindaklanjutinya.

Rumah Sudarmo, warga Desa Plawangan Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu sebelum dirobohkan.

Akhirnya Tim Muspika Kecamatan Bongas dan Kepala Desa Plawangan pun turun. Rumah Sudarmo dirobohkan dengan dibantu warga sekitar. Setelah dirobohkan Bupati Supendi berjanji akan membangunnya kembali rumah baru Sudarmo yang layak huni. Selain itu Pemda Indramayu pun memberikan bantuan modal usaha kepada Sudarmo.

Rumah Sudarmo, warga Desa Plawangan Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu setelah dirobohkan.

“Alhamdulillah setelah melakukan perobohan rumah bapak Sudarmo masyarakat Desa Plawangan Kecamatan Bongas, kami akan secepatnya membangun rumah baru untuk beliau yang layak huni. Dan kami atas nama Pemda Kabupaten Indramayu melalui Baznas Kabupaten Indramayu memberi sedikit modal untuk beliau membuka usaha, walaupun tidaklah seberapa, semoga ini bisa menjadi manfaat untuk beliau dan sekeluarga. Melihat kondisi dan usia beliau yang hari ini cukup udzur, beliau memang sangatlah layak untuk mendapatkan perhatian khusus dari kami,” tulis Kang Supendi.

Pemerintah Daerah Indramayu melalui Baznas Kabupaten Indramayu memberikan bantuan modal usaha kepada Sudarmo.

“Bapak Sudarmo adalah salah satu potret masyarakat Indramayu yang menjadi salah satu prioritas dan PR besar untuk kami kedepan. Semoga Allah SWT selalu memberi kesehatan untuk Bapak Sudarmo dan keluarga. Aamin,” tulis akun Kang Supendi pada Jumat (6/9/2019).

Bukan hanya sampai di situ. Begitu muncul lagi pengaduan mengenai kondisi sakitnya Nariyah, putri dari Kanah, warga Desa Kiajaran Kulon RT 08/02 Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu yang diposting di media sosial langsung mendapatkan respon cepat dari Bupati Supendi. Bocah perempuan itu menderita penyakit perut membesar dengan kondisi yang memprihatinkan. Melihat kondisi tubuh bocah malang itu Bupati Supendi merasa terharu dan langsung memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu untuk membantu menangani.

Kondisi Nariyah, putri dari Kanah, Warga Desa Kiajaran Kulon RT 08/02 Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu.

Dua jam kemudian setelah postingan Kang Supendi, Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pun turun ke kediaman Nariyah. Kesehatan dan penyakit Nariyah pun diperiksa. Supendi menyatakan akan segera merujuknya ke RSUD Indramayu agar Nariyah mendapatkan pengobatan dan perawatan yang intensif.

Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memeriksa kesehatan dan penyakit Nariyah di rumahnya Desa Kiajaran Kulon RT 08/02 Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/9/2019).

Tim Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memeriksa kesehatan dan penyakit Nariyah di rumahnya Desa Kiajaran Kulon RT 08/02 Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/9/2019).

“Alhamdulillah tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu hari ini sudah melakukan pemeriksaan kepada adinda Nariyah. Insya Allah Secepatnya akan kita rujuk ke RSUD Kabupaten Indramayu untuk segera mendapatkan perawatan yang Intensif. Untuk biaya pengobatan dan lainnya kami dari Pemda Indramayu akan membantu dan meringankan biaya dari keluarga pasien, melihat kondisi dari keluarga pasien sendiri dari keluarga yang kurang mampu. Kami atas nama Pemda Kabupaten Indramayu meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Indramayu bila memang masih banyak saudara- saudara kita yang mengalami nasib yang sama dengan adinda Nariyah dan belum bisa kami sentuh satu persatu, namun dengan segala kekurangan dan keterbatasan kami sebagai manusia biasa, kami selalu berusaha melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat Indramayu. Terimakasih untuk Dinas Kabupaten Indramayu atas respon cepatnya. Semoga adinda Nariyah segera dipulihkan dari segala penyakitnya dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Aamin,” tulis Kang Supendi, Sabtu (7/9/2019).

Dalam program Indramayu#Peduli Bupati Supendi membuka layanan pengaduan dan layanan informasi online lewat akun media sosialnya yaitu untuk Facebook : Kang Supendi, Instagram : kang_supendi dan Twitter : kangsupendi.

TN.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.