Perkuat Pangan Nasional, Kapolda Jabar Launching Gugus Tugas Polri Di Indramayu

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu- Kapolda Jawa Barat Inspektur Jendral Polisi Akhmad Wiyagus, meresmikan Gugus Tugas Polri dalam bidang pertanian dengan tujuan mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

Peresmian dan Launching Gugus Tugas Polri ini berlangsung di Posko Ketahanan Pangan Blok Bantar Huni, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan Mabes Polri. Acara inipun dibuka Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Rabu (20/11/2024). Dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Wakapolda Jabar Brigjen Pol Wibowo, Danrem Sunan Gunung Jati Kolonel Infantri Hista Soleh Harahap, Pejabat Sementara Bupati Indramayu Dedi Taufik, Kapolres AKBP Ari Setyawan Wibowo, Forkopimda dan jajaran dinas terkait lainnya. Hadir pula sejumlah mitra strategis, seperti Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat-Banten.

Kapolda Inspektur Jendral Polisi Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait Ketahanan Pangan Nasional.

Dikatakannya, Polri bersama TNI dan dinas terkait, membentuk gugus tugas diantaranya bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi lahan produktif untuk peningkatan produktivitas pangan. Khusus di Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai lumbung padi nasional, lahan seluas 101,46 hektar di Kecamatan Gantar akan dimanfaatkan untuk penanaman padi.

Polri dan instansi terkait juga melakukan sejumlah inovasi, seperti pembangunan sumur bor dan pemasangan sistem irigasi dengan total 20 unit “sibel” untuk menunjang pertanian di wilayah tersebut. Dalam mendukung program ini, Polres se-jajaran Polda Jabar akan mengelola 71 lokasi lahan tidur di berbagai wilayah di Provinsi Jawa Barat, dengan luas total mencapai lebih dari 145.000 hektar. Lahan ini mencakup area pertanian, perkebunan, dan peternakan. Disamping itu Kapolda Jabar ingin memastikan lahan yang selama ini tidak produktif dapat diubah menjadi lahan yang bermanfaat, terutama untuk mendukung program pangan bergizi dan swasembada pangan.

“Di Indramayu, program ini melibatkan sedikitnya dua kelompok tani lokal. Dua kelompok tani di Kecamatan Gantar telah dilibatkan untuk pengelolaan lahan sedangkan bibit padi telah disemai bersama dalam kegiatan simbolis yang melibatkan Kapolda dan Forkopimda,” ujarnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menyebut adapun hasil panen dari program ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pangan, tetapi juga mendukung perbaikan gizi anak-anak sekolah di Jawa Barat.

Pada intinya, ini adalah langkah strategis yang tidak hanya menargetkan swasembada pangan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan gizi Masyarakat.

“Ini adalah langkah strategis yang tidak hanya menargetkan swasembada pangan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan gizi masyarakat,” tambah Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Tim)