Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemdes Mekarjati Berdayakan Pokdakan Bioflok
Details
Metroonlinenews.com, Indramayu – Pemerintah Desa Mekarjati bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali memberdayakan potensi kelompok perikanan sistem bioflok melalui pelatihan teknis budidaya ikan air tawar. Kegiatan ini sebagai bentuk penguatan komitmen Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Desa Mekarjati Kecamatan Haurgeulis, Sabtu (9/11/2024).
Kegiatan inipun sebagai upaya tindak lanjut setelah dibentuk 9 Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) di Desa Mekarjati yang meliputi satu RW satu Pokdakan sedangkan lokasi budidaya disentralkan disatu lokasi agar pengawasan dan pembinaan bisa lebih maksimal.
Disamping itu, Pemdes Mekarjati juga mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 200.202.200,- pos bidang pemberdayaan masyarakat dengan pembuatan balai pelatihan budidaya ikan lele dan ikan nila sistem bioflok menggunakan sarana penunjang 9 kolam bundar.
Dikatakan Aming, Kuwu Desa Mekarjati, dengan diadakannya pelatihan diharapkan seluruh anggota Pokdakan bisa mengelola budidaya ikan lele dan nila dengan baik sesuai panduan, sehingga kedepannya budidaya ikan Bioflok ini benar – benar bermanfaat dan dapat menjadi penghasilan tambahan keluarga.
“Saya berharap kegiatan budidaya ikan jangan hanya dilakukan sekali saja, terus berkelanjutan dan semua anggota kelompok bisa bekerjasama dengan baik sehingga bisa memperoleh hasil maksimal demi peningkatan perekonomian keluarga,'” ucap Aming.
Saudin, Penyuluh Perikanan pada Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu didampingi Gibran Setra, UPT Perikanan Kecamatan Haurgeulis menyampaikan, kegiatan pelatihan merupakan program pendampingan dan pembinaan dari Diskanla Indramayu. Kegiatan akan dilaksanakan secara berkesinambungan hingga mahir terhadap usaha budidaya.
“Melalui pelatihan teknis ini diharapkan dapat memberikan ilmu dan motivasi bagi kelompok agar dapat memenuhi kebutuhan ikan lokal, meningkatkan perekonomian masyarakat dan kelak bisa mengajak sekaligus membimbing masyarakat untuk berbudidaya ikan air tawar,” terang Saudin.
Sementara itu, Rahmat, salah seorang Ketua Pokdakan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemdes Mekarjati yang telah mendirikan balai pelatihan budidaya ikan sekaligus menyelenggarakan pelatihan sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang tata cara budidaya ikan tawar yang benar.
“Setelah mengikuti pelatihan, setidaknya menepis keraguan berbudidaya ikan air tawar dan kedepan mampu menambah perekonomian keluarga,” ucap Rohmat.
(Gunawan)