Sosialisasi Gemarikan, Upaya percepatan Penurunan Angka Stunting

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan bersama mitra Komisi IV DPR RI, Ono Surono, menggelar kegiatan Perluasan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) di rumah tokoh masyarakat Indramayu Barat, H. Supendi di Desa Bongas Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Rabu (5/4/2023).

Sekertaris DJPDS KKP, Mahmud, mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari keperihatinan terhadap masyarakat Indonesia yang angka konsumsi ikannya sangat rendah dimulai pada tahun 2004, dan dalam perkembangannya hingga saat ini semakin baik, semakin meningkat jumlah masyarakat yang mengkonsumsi ikan.

“Namun disisi lain masih ada permasalahan yakni stunting dikarenakan kurangnya asupan gizi terutama asupan protein sehingga menyebabkan pertumbuhan tubuh terganggu, dan hal ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo untuk segera mengatasinya, salah satunya dengan upaya sosialisasi melalui kegiatan ini dalam rangka percepatan penurunan angka stunting dan gizi buruk,” papar Mahmud.

Usai kegiatan, Ono Surono, anggota Komisi IV DPR RI menuturkan, angka stunting di Kabupaten Indramayu masih sangat tinggi mencapai angka 21 % dan ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya, harus ada kerjasama yang baik dari semua pihak, karena sosialisasi terkait penanganan stunting harus dimulai dari pencegahan pernikahan di usia dini.

“Disamping itu, untuk membentuk generasi muda yang handal, dengan sasaran balita usia maksimal 2 tahunan atau usia 1.000 hari terhitung sejak fase awal kehamilan, agar terbiasa mengkonsumsi protein yang bersumber dari ikan, dengan begitu capaian generasi emas pada tahun 2045 akan dapat terwujud, untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah dan semua komponen masyarakat guna membudayakan makan ikan atau gemar ikan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dibagikan 500 paket kepada masyarakat berisi ikan dan makanan olahan dengan bahan baku ikan.
(Gunawan)