PPATK : Banyak Pejabat Alihkan Dana ke Pacar

Details

Metroonlinenews.com, Jakarta – Sepanjang tahun 2021 lalu, Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) menerima sebanyak 73.000 laporan transaksi keuangan mencurigakan. Didalamnya termasuk pejabat dan tidak jarang transaksi pejabat itu mengalir ke “pacar”.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membenarkan pihaknya mengendus sejumlah transaksi mencurigakan dari para pejabat ke kerabat dekatnya, bahkan pacar atau teman dekatnya. Senin (7/2)

“Terkait dengan transaksi para pejabat, ya transaksi para pejabat pastinya ada, terkait dengan nomineenya. Kemudian terkait dengan kerabat, keluarga, sahabat, kolega, anak buah dan segala macam itu temukan juga. Jadi bukan hanya kepada keluarga, tapi mohon maaf misalnya kepada pacar atau kepada orang lain yang palsu dan segala macam, itu juga, itu yang kami sebut dengan nominee. Dalam beberapa kesempatan justru transaksi terbukti dari pacar,” ujar kepala PPATK.

Ivan mengemukakan bahwa pihaknya tidak perlu ada permintaan dari aparat penegak hukum untuk menyelidiki aliran dana dari pejabat negara kepada pacarnya. “Itu inisiatif dari PPATK sendiri, jadi ada transaksi yang besar di orang tertentu dan dikirim ke pihak tertentu, langsung terlacak oleh PPATK,” katanya.

Dia menjelaskan, temuan aliran uang dari pejabat negara kepada pacarnya itu beberapa kali telah dibuktikan aparat penegak hukum, seperti perkara suap yang diduga melibatkan pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Wawan Ridwan kepada pacarnya pramugari Siwi Widi Purwanti.

PPATK juga pernah mengungkap kasus di Jawa Barat. Kasus tersebut bermula dari transaksi pembelian sebuah rumah untuk teman perempuan pejabat. Transaksi dilakukan dengan menggunakan uang tunai. Setelah ditelusuri lebih lanjut, pembelian tersebut terkait dengan dugaan TPPU pejabat di Jawa Barat. “Beberapa kasus di KPK ketemunya seperti itu,” tegasnya.(aby)