Pakar Manajemen Dukung Ekowisata Situ Rawa Badung Jatinegara

Details

Metroonlinenews.com, Jakarta – Dukungan terbentuknya eko wisata air Situ Rawa Badung Jatinegara kian mengemuka ke-publik. Harapan warga di RW Kelurahan Jatinegara sejak sejak tahun 2019 itu, mulai dilirik kalangan perguruan tinggi.

Menurut para akademisi, jika pemerintah dalam hal ini Suku Dinas Air menganggarkan pembangunan wisata air Situ Rawa Badung Jatinegara, maka optimis akan memiliki dampak positif bagi warga sekitar Eko wisata tersebut.

Adalah Wenang Jokopitono, dosen Sekolah Tinggi Manajemen di Jakarta yang dikenal dengan sebutan STIMA IMMI, menjelaskan, prospek Situ Rawa Badung Jatinegara jika bisa terwujud bagi warga yang berada di sekitar danau yang kini dipisahkan jalan WR Radjiman itu.

Menurut Wenang Jokopitono, ketika ditemui di kantornya di Kawasan Industri Pulogadung (JIEP), Jakarta, Senin petang (11/4/2023), jika pemerintah dalam hal ini Suku Dinas Air (SDA) menganggarkan pembangunan wisata air Situ Rawa Badung Jatinegara, maka optimis akan memiliki dampak yang sangat positif bagi warga sekitar Eko wisata tersebut.

Dijelaskannya, pembangunan eko wisata air Situ Rawa Badung Jatinegara akan menjadi salah satu icon wisata kebanggaan warga kelurahan Jatinegara. Pengembangan Situ Rawabadung inipun diharapkan bisa menjadi Episentrum pertumbuhan ekonomi di Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.

Kelurahan Jatinegara merupakan salah satu kelurahan di Jakarta Timur yang pesat pertumbuhan ekonominya. Di wilayah ini, ada kompleks Jakarta Industrial Estate Pulogadung seluas 500 hektar, ada Mall, dan ada Pusat Industri Kecil (PIK) Penggilingan.

Jika pemerintah mau bangun eko wisata Situ Rawa Badung Jatinegara dipastikan akan menjadi episentrum ekonomi sekaligus hiburan murah meriah bagi warga di Kecamatan Cakung khususnya dan warga Jakarta Timur pada umumnya.

Pihaknya pun siap mengadakan dialog dengan mengundang pihak Sumber Daya Air, kantor walikota Jakarta Timur, tokoh masyarakat dan pihak swasta untuk duduk bersama mendiskusikan pembangunan eko wisata air Situ Rawabadung tersebut.

Keberadaan situ Rawa Badung sendiri berbatasan antara dua RW yaitu RW 08 dan RW 13. Untuk di RW 08 setidaknya ada 16 RT dengan jumlah Kepala Keluarga kurang lebih 2.500 Kepala Keluarga, sedangkan di RW 08 terdapat 9 RT yang dihuni kurang lebih 500 Kepala Keluarga.

Ditemui sebelumnya, Lurah Slamet Sihabudin telah meminta dukungan anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Judistira Hermawan, untuk mendukung program wisata air Situ Rawa Badung Jatinegara.

Slamet minta agar DPRD DKI Jakarta melalui Judistira untuk membantu percepatan anggaran revitalisasi Situ Rawa Badung menjadi icon wisata air di Jatinegara.

Menurut Slamet, rencananya, di atas Situ Rawa Badung akan dibangun warung-warung yang menjual jajanan atau makanan khas Betawi.

Sementara itu, Judistira Hermawan, mengatakan, akan mendukung sepenuhnya rencana Lurah Slamet menjadikan Situ Rawa Badung menjadi icon wisata air Jatinegara.

Mudah-mudahan tahun depan realisasi anggaran bisa turun untuk pembanguan wisata air di Situ Rawa Badung.

Ketua RW 08, Abdul Halim mendukung wacana pembangunan eko wisata air Situ Rawabadung yang menurutnya akan membawa banyak manfaat yang baik buat warganya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua RW 13, Ngadenan, yang mengatakan warga dan pengurus di RW 013 sangat mendukung pembangunan eko wisata air Situ Rawa Badung. Jika ini terwujud, makai Situ Rawa Badung sudah tentu menjadi kebanggaan bagi warga dan pengurus di RW 13 khususnya, kelurahan jatinegara dan warga Jakarta Timur pada umumnya.

Dalam pesan singkat WhatsApp, Ngadenan berharap eko wisata segera terealisasi dan bukan sekedar wacana terus menerus. (Zul)