Mulai 23 Februari 2022 Sekolah di Indramayu Kembali Terapkan PJJ

Details

Metroonlinenews.com, Indramayu – Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 443.1/275/Org tentang penghentian sementara penyelengaraan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Cirona Virus Diseasi 2019 (Covid 19). Kini jenjang pendidikan mulai PAUD, TK, SD dan SMP baik Negeri maupun Swasta, mulai Rabu 23 Februari 2022, menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Topan, Kepala Sekolah SMP PUI Haurgeulis saat di temui di kantornya, belum lama ini, mengatakan, bagaimanapun dirinya siap melaksanakan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Indramayu melalui Bupati Indramayu mengenai pemberhentian proses pembelajaran tatap muka diganti dengan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah tentu dilakukan rapat terlebih dahulu bersama Dewan guru dan mensosialisasikannya kepada siswa.

“Bagaimanapun kami patuh pada surat edaran Bupati Indramayu untuk melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh setelah beberapa bulan sebelumnya telah dilakukan pembelajaran tatap muka dengan sejumlah tatacara pembelajarannya,” ujar Topan.

Topan juga mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan mengenai siswa maupun guru yang terindikasi terpapar virus Covid 19, bahkan seluruh siswa dan guru sudah melaksanakan vaksinasi tahap 2 .

Salah seorang Siswa kelas 9, Ayu Khalisha menuturkan, dirinya tetap berharap agar proses pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka di sekolah karena bisa mendapatkan bimbingan secara langsung dari guru dan bisa belajar secara maksimal, sedangkan kalau pembelajaran jarak jauh dirinya mengaku kesulitan dan tidak bisa fokus, apalagi kalau ada pelajaran yang kurang dipahami sedangkan orang tua di rumah belum tentu mengerti mengenai pelajaran tersebut.

“Lebih baik belajar di sekolah karena dibimbing langsung oleh guru, karena kalau belajar di rumah tidak fokus dan tidak semua orang tua mengerti pelajaran di sekolah,” ucap Ayu.

Namun demikian, Ayu pun tetap mematuhi semua aturan yang ditetapkan oleh pihak sekolah dan berharap keadaan bisa kembali normal sehingga tidak ada lagi proses pembelajaran jarak jauh.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, saat dikomfirmasi melalui pesan singkatnya menjelaskan, sehubungan perkembangan covid meningkat di wilayah Kabupaten Indramayu, bahkan ada pelaporan mengenai beberapa sekolah sejak 7 pebruari 2022 sudah melakukan proses PJJ dikarenakan ada guru dan siswa yang terpapar dengan hasil Swab positif dan sekarang jumlahnya semakin bertambah, maka proses pembelajaran dialihkan ke PJJ, sambil menunggu evaluasi berikutnya.

“Salah satu usaha yang dilakukan Pemerintah Daerah Indramayu untuk menekan resiko penularan virus Covid di lingkungan sekolah, jadi kita harus ambil tindakan seperti itu, kasihan anak-anak sekolah dan guru kalau tertular,” ungkap Bupati Indramayu.

Bupati Nina Agustina pun menjelaskan, Surat Edaran tersebut mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri  Nomor 12 Tahuh 2022.

(Gunawan).

Mulai 23 Februari 2022 Sekolah di Indramayu Terapkan PJJ